Jatisarono – 09 September 2025, rapat koordinasi pertanian 2025, diadakan untuk menghadapi masa tanam MT I yang saat ini masuk persiapan labuh / masa tanam pertanian padi.
Acara di Hadiri oleh Pemerintah Kalurahan, BPP Nanggulan (Ari Maryanto), Pendamping P3A (Purnomo), Dukuh, Ketua Gapoktan dan pentraktor se-Kalurahan Jatisarono.
Sambutan dari Arif Budi Santoso, A.Md., Lurah Jatisarono yaitu mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran tamu undangan dalam Rapat Masa Tanam ke-1. Harapannya semoga dalam MT 1 ini petani dapat menanam padi secara tepat waktu sehingga tidak terjadi kemunduran pada MT 2.
Informasi yang didapat dari BPP Nanggulan, mulai 1 September 2025 air mengalir sampai Desember dan tidak ditutup lagi. Kemungkinan Januari baru ditutup untuk perbaikan. Debit air dari 7 sudah di buka 6.
Kesepakatan MT 1, untuk Wetan Ndalan (Timur Jalan) tebar benih 20-30 September 2025, Kulon Ndalan (Barat Jalan) tebar benih 1 – 10 Oktober. Untuk itu air irigasi dipakai untuk wetan ndalan terlebih dahulu, dan untuk pentraktor menyesuaikan kesepakatan bersama ini. Selanjutnya untuk Kulon pengkol dan Ndaleman menyesuaikan. Kesepakatan Bersama ini, sebagai bentuk koordinasi masa tanam di wilayah Jatisarono, dan membawa kebaikan untuk semuanya.