Jatisarono – 10 September 2025, bertempat di Balai Kalurahan Jatisarono Kapanewon Nanggulan, dilaksanakan Musyawarah Kalurahan tentang Ketahanan Pangan Tahun 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Nanggulan yang mana hadir mewakilai Panewu Nanggulan, Staf Jawatan Kemakmuran (bp. Marwoto) dari Kapanewon Nanggulan, Pendamping Desa, Bamuskal, Pemerintah Kalurahan Jatisarono, BUMDes Jatimara Jatisarono dan Perwakilan dari unsur Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan.
Ketahanan Pangan menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan desa, sesuai dengan Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025. Dalam hal ini Ketahanan Pangan yang diambil dari Dana Desa untuk mendukung swasembada pangan paling rendah sebesar 20% dari Dana Desa tahun 2025 yaitu sebesar 221.285.000, yang mana angka tersebut sudah di tetapkan dalam Peraturan Kalurahan Nomor 3 tahun 2025 untuk penyertaan modal Ketahanan Pangan pada BUMDes Jatisarono Mandiri Sejahtera.
Pada Kesempatan ini Lurah Jatisarono Arif Budi Santoso, A.Md, juga menjelaskan proses dari Proses ketahan pangan ini, yang dimulai dengan penetapan minimal 20 % dari Dana Desa Tahun 2025, pembentukan Tim 7 yang mengundang pelaku-pelaku usaha potensial, sampai proses penentuan usaha dan lokasi usaha yang akan dilaksanakan.
Berdasarkaan hasil kegiatan ini, telah diperoleh program Ketahanan Pangan akan dikelola dalam bidang Perikanan Nila dengan system Bioflog, yang akan bertempat di padukuhan Krinjing Tengah, Kalurahan Jatisarono. Diharapkan dengan adanya program ini, dapat membangun kemandirian Kalurahan dalam mengelola kebutuhan pangannya.